BATUSANGKAR - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi memulai uji coba Manajemen Rekayasa Lalu Lintas di kawasan Pasar Batusangkar dan Lapangan Cindua Mato untuk mengurai kemacetan pusat kota pada Minggu (19/4/2026) kemaren
Kebijakan ini menjadi langkah strategis merespons meningkatnya volume kendaraan terutama saat Idulfitri dan jam sibuk aktivitas masyarakat di Batusangkar.
Sekretaris Daerah Tanah Datar Abdurrahman Hadi menyebut penataan ulang arus lalu lintas diperlukan untuk menciptakan kondisi jalan yang lebih tertib dan aman.
"Rekayasa lalu lintas ini penting agar kota lebih tertata serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan," ujarnya dikutip dari laman Infopublik, Selasa (21/4/2026).
Dalam uji coba tersebut sejumlah perubahan diterapkan di titik strategis termasuk Simpang BNI yang kini memungkinkan kendaraan melaju lurus menuju pusat kota.
Langkah ini dinilai penting untuk mendukung kelancaran mobilitas sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di kawasan perdagangan.Uji coba rekayasa lalu lintas ini akan berlangsung selama 30 hari dengan evaluasi berkala yang melibatkan masukan masyarakat.
"Kami berharap dukungan masyarakat agar kebijakan ini berjalan optimal dan memberikan hasil yang diharapkan," katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Tanah Datar Sofyan Ali Zumara menjelaskan rekayasa mencakup ruas Jalan Jati atau Jalan Kinantan, Jalan Soekarno-Hatta, dan kawasan Pertokoan Pertiwi.
Menurutnya kebijakan tersebut telah melalui kajian teknis dan disosialisasikan kepada masyarakat sejak satu bulan sebelumnya.
Editor : Pariyadi Saputra