Pemprov Sumbar disebut telah melakukan berbagai langkah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah melalui inovasi dan digitalisasi layanan.
Program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak melalui layanan seperti SIGNAL, Samsat Nagari, dan Samsat Drive Thru.
Penguatan basis data dilakukan melalui integrasi dengan kepolisian dan mitra terkait guna memetakan potensi pajak secara akurat dan real-time.
Di sisi belanja, Pemprov Sumbar mengendalikan belanja pegawai dan mengarahkan anggaran pada sektor prioritas seperti infrastruktur, pariwisata, dan pertanian.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.Peran provinsi dalam menjaga keseimbangan fiskal antar daerah juga diperkuat melalui bantuan keuangan khusus dan dukungan teknis bagi daerah dengan kapasitas fiskal rendah.
Pertemuan ini diharapkan menghasilkan pemahaman komprehensif antara pusat dan daerah dalam menyempurnakan kebijakan fiskal yang lebih adil dan adaptif. (*)
Editor : Pariyadi Saputra