Tak hanya fokus pada Rawang, Andre juga tengah memperjuangkan anggaran lebih dari Rp18 triliun untuk pembenahan infrastruktur pascabanjir bandang di Kota Padang dan Sumatera Barat pada tahun anggaran 2026.
Selain itu, untuk sektor air bersih, tersedia alokasi dana pusat sebesar Rp708 miliar guna memperbaiki sarana dan prasarana PDAM yang terdampak bencana.
Bagi Rachmad Wijaya, langkah ini menjadi momentum penting bahwa persoalan banjir dan infrastruktur di Kota Padang tidak lagi sekadar wacana.
“Yang dibutuhkan masyarakat adalah hasil nyata. Hari ini kami melihat ada progres yang jelas dan anggaran yang konkret,” tegasnya.Dengan masuknya proyek pembenahan Rawang ke tahap tender, masyarakat kini berharap, realisasi berjalan sesuai jadwal dan mampu menjawab persoalan banjir yang telah berlangsung selama puluhan tahun. (Ade)
Editor : AB Kurniati
