Ramadhan yang biasanya hanya dikenang lewat memori, kini diabadikan dalam bentuk tulisan yang bisa dibaca kembali di masa depan.
Sebagaimana disampaikan pihak yayasan, buku ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah panjang membangun tradisi menulis di kalangan pelajar.
Dengan dukungan berkelanjutan, bukan tidak mungkin akan lahir karya-karya berikutnya dari tangan-tangan generasi muda Dharmasraya."Kisah Ramadhan Kami" menjadi bukti bahwa ketika remaja diberi kesempatan dan dibimbing dengan sungguh-sungguh, mereka mampu melahirkan karya yang membanggakan.(*)
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T