KABUPATEN AGAM -- Ruas Jalan Provinsi yang menghubungkan Lubuk Basung menuju Kota Bukittinggi melalui jalur Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, mulai dapat dilintasi kendaraan setelah sebelumnya tertutup total akibat longsor. Akses jalan tersebut dibuka secara terbatas pada Selasa (6/1/2026).
Jalur utama ini sempat lumpuh total sejak Sabtu pagi (3/1/2026) menyusul longsor yang terjadi akibat hujan deras. Material longsor dengan ketebalan cukup tebal menimbun badan jalan di beberapa titik, sehingga kendaraan sama sekali tidak bisa melintas.
Warga Sungai Landia, Irhamni (25), mengatakan upaya pembukaan jalan sebenarnya sudah dimulai dan sejak Senin (5/1/2025) sore akses sudah mulai terbuka. Namun, saat itu terbatas karena petugas masih fokus melakukan pembersihan material longsor.
“Jalan mulai mau terbuka sejak kemarin sore, tapi masih terbatas karena alat berat masih bekerja membersihkan longsoran,” kata Irhamni kepada BacalahaNews, Selasa (6/1/2026).
Ia menyebutkan, sejak kemarin sore sejumlah alat berat sudah terlihat bekerja di lokasi. Alat berat tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan juga bantuan dari TNI Angkatan Darat.
“Kemarin terlihat alat berat dari Pemprov dan TNI AD bekerja. Hari ini atas permintaan nagari, alat berat TNI AD masih lanjut bekerja sambil gotong royong dengan warga, terutama membersihkan rumah-rumah yang terdampak,” jelasnya.Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, akses jalan telah dibuka dengan sistem buka-tutup. Kendaraan roda dua maupun roda empat diperbolehkan melintas secara bergantian. Meski demikian, sejumlah pengendara tampak harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan masih ada yang berlumpur dan licin.
Warga berharap pembersihan material longsor bisa segera dituntaskan agar akses vital penghubung Lubuk Basung--Bukittinggi kembali normal, mengingat jalur tersebut menjadi urat nadi transportasi dan perekonomian masyarakat Agam. (*)
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T