“Data ini menjadi dasar kami untuk mengusulkan bantuan benih, sarana produksi, serta program pemulihan kepada pemerintah daerah dan provinsi. Kami berupaya agar petani bisa kembali berproduksi secepat mungkin,” tutur Arief Restu.
Ia juga mengimbau petani untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten Agam. (*) Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Home
Berita
Bencana Hidrometeorologi Rusak 1.803 Hektare Lahan Pertanian di Agam, Sawah Hilang Capai 551 Hektare
Bencana Hidrometeorologi Rusak 1.803 Hektare Lahan Pertanian di Agam, Sawah Hilang Capai 551 Hektare
| 265 klik
Berita Terkait