Arus Deras Hambat Pencarian Joni Candra, Tim Gabungan Sisir Sungai hingga Tiku

×

Arus Deras Hambat Pencarian Joni Candra, Tim Gabungan Sisir Sungai hingga Tiku

Bagikan berita
Tim gabungan sisiri sungai Batang Antokan di Lubuk Kubang Alahan Kasai, Lubuk Basung dengan perahu karet guna pencarian warga terseret arus sungai yang telah memasuki hari kelima, Minggu (30/11/2025). Foto Anizur
Tim gabungan sisiri sungai Batang Antokan di Lubuk Kubang Alahan Kasai, Lubuk Basung dengan perahu karet guna pencarian warga terseret arus sungai yang telah memasuki hari kelima, Minggu (30/11/2025). Foto Anizur
Daftar Korban Galodo dan Bajir Bandang Kabupaten Agam

KABUPATEN AGAM -- Upaya pencarian terhadap Joni Candra (32), warga Kampung Bakuang Jorong II Sikabu, yang hilang setelah hanyut terbawa arus di Batang Antokan di Lubuk Kubang Alahan Kasai, Lubuk Basung, memasuki hari kelima pada Minggu (30/11/2025).

Pencarian diawali dengan Apel Gabungan di kantor Camat Lubuk Basung sekitar pukul 13.40 WIB, dipimpin oleh Kapolsek Lubuk Basung AKP Muswar Hamidi, S.E., M.H., dan didampingi Camat Lubuk Basung Ricky Eka Putra, STTP.

Puluhan personel dari berbagai unsur ikut terlibat, mulai dari Basarnas Provinsi Bengkulu, Yonif TP 897/Singgalang, Polsek Lubuk Basung, Wali Nagari, KSB, hingga masyarakat setempat.

Tim Basarnas yang dipimpin oleh Veldi Y.S., I.Kom membawa delapan personel dan bergabung bersama Waka Polsek Lubuk Basung Ipda Riqul Mukhtadi, S.H., ASN kecamatan, perangkat nagari, serta tenaga ahli Kemendes.

Usai apel, pencarian langsung diarahkan ke tiga titik antara lain, Lubuak Panji Jorong Pasar Durian, Ujung Kiau Jorong Sago, dan Rangeh Jorong Padang Tongga.

Penyisiran dilakukan menggunakan satu perahu karet Basarnas serta satu perahu milik warga, menyusuri aliran sungai dari lokasi awal korban hanyut hingga ke daerah Rangeh.

Camat Lubuk Basung Ricky Eka Putra, STTP mengatakan pihaknya terus melakukan upaya maksimal bersama seluruh unsur yang terlibat.

“Arus sungai masih deras dan air juga keruh sehingga menyulitkan tim melihat titik-titik yang dicurigai. Tapi pencarian akan terus dilanjutkan sampai korban ditemukan,” ujarnya.

Ricky juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang ikut membantu, namun tetap mengingatkan agar keselamatan menjadi prioritas.

“Warga sangat membantu, tapi kami minta tetap berhati-hati karena kondisi sungai masih berbahaya,” katanya.

Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Korban Galodo dan Bajir Bandang di Kabupaten Agam Belum Ditemukan
Bagikan

Berita Terkait
Terkini