Data Terbaru Bencana Agam: 87 Orang Tewas, 76 Hilang, Kerugian Rp123 Miliar

×

Data Terbaru Bencana Agam: 87 Orang Tewas, 76 Hilang, Kerugian Rp123 Miliar

Bagikan berita
Penampakan rumah warga tertimbun longsor di Kabupaten Agam dampak dari bencana Hidrometeorologi. Dok
Penampakan rumah warga tertimbun longsor di Kabupaten Agam dampak dari bencana Hidrometeorologi. Dok
Daftar Korban Galodo dan Bajir Bandang Kabupaten Agam

KABUPATEN AGAM -- Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Agam sejak 19 November 2025 menimbulkan dampak besar. Sebanyak 87 orang meninggal dunia, 76 orang masih dinyatakan hilang, dan lebih dari 4.000 warga terpaksa mengungsi. Selain itu, 23 orang luka-luka dan kini dirawat di RSUD Lubuk Basung.

Data tersebut dirilis Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Agam pada Minggu (30/11/2025) pukul 08.00 WIB. Bencana dipicu hujan deras berhari-hari yang memicu banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang di 16 kecamatan.

Kerusakan juga terjadi hampir di seluruh sektor. Sebanyak 49 rumah rusak berat, 26 rusak sedang, dan 468 rusak ringan. Empat jembatan ikut terdampak, sementara 2.801 meter ruas jalan tergerus bencana. Gangguan air bersih juga terjadi akibat rusaknya 6.780 meter jaringan pamsimas.

Di sektor pendidikan, 88 sekolah mulai dari TK, PAUD, SD, hingga SMP mengalami kerusakan. Dunia usaha dan pertanian pun terpukul. Sektor perikanan kehilangan lebih dari 5,4 juta ekor ikan, sedangkan 596,79 hektare lahan pertanian rusak.

Total kerugian sementara akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp123 miliar.

Sejumlah wilayah yang terdampak antara lain Kecamatan Palembayan, Ampek Nagari, Tanjung Raya, Malalak, IV Koto, Palupuh, Baso, Ampek Angkek, hingga Banuhampu. Jenis bencana yang terjadi pun beragam, mulai dari banjir, longsor, angin kencang, hingga banjir bandang (galodo).

Pemerintah Kabupaten Agam membuka layanan donasi bagi warga yang ingin membantu korban bencana melalui rekening Bank Nagari 1600.0207.12345-6 atas nama Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Agam.

Pemerintah mengingatkan bahwa data masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai perkembangan di lapangan. (*)

Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Korban Galodo dan Bajir Bandang di Kabupaten Agam Belum Ditemukan
Bagikan

Berita Terkait
Terkini