Untuk diketahui, pemerintah kota Bukittinggi telah menganggarkan dana Aggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2023 sebesar Rp322 juta, guna pembangunan Kantor Lurah Ladang Cakiah.
Anggaran telah digelontorkan itu, proyek tersebut dikerjakan CV. Ananda Utama Karya sebagai pemenang tender dengan pagu dana Rp2 miliar dan nilai HPS-nya Rp403,419 juta.
Perusahaan yang berlamat di Perumahan Griya Permata Rumbio Blok A No 15 Muaro Sijunjung- Sawahlunto - Sumatera Barat, tercatat sebagai pemilik NPWP 94.146.998.3-203.000.
CV Ananda Utama Karya menang tender, setelah memasukkan harga penawaran Rp322,735 juta dan harga terkoreksi Rp322,735 juta.
Untuk tender pembangunan Kantor Lurah Ladang Cakiah ini, terdapat sebanyak 36 perusahaan sebagai peserta lelang.
Dari 36 perserta tersebut, yang memasukkan penawaran empat perusahaan yakni, CV Ananda Utama Karya (penawaran Rp322,735 juta), CV Yohandra Konstruksi (penawaran Rp322,735 juta), CV Lentera Negeri Nusantara (penawaran Rp347,210 juta) dan Karya Sejahtera Trikarsa (penawaran Rp354,221 juta).Sebagai penawar terendah, CV Ananda Utama Karya jadi pemenang lelang, kemudian memulai proses pekerjaan pembangunan Kantor Lurah Ladang Cakiah, mengerjakan pematangan lahan dan pondasi untuk satu lantai.
“Karena sudah ada DED satu lantai, yang sudah ada pondasi untuk satu lantai itu, baiknya kerjakan pembangunan sampai selesai untuk satu lantai saja,” harap Yundri Refno Putra. (*)
Editor : Mangindo Kayo