TANAH DATAR, Bacalahnews - Program Koperasi Merah Putih (KMP) merupakan program strategis nasional berdasarkan Inpres Nomor 9 Tahun 2025. Program ini bertujuan untuk menghidupkan kembali ekonomi desa melalui koperasi modern, yang juga berfungsi sebagai pusat distribusi pangan murah serta pengendali harga bahan pokok.Menindaklanjuti hal tersebut, Pemkab Tanah Datar gerak cepat dengan membentuk KMP di 75 nagari yang tersebar di 14 kecamatan.
"Pemkab Tanah Datar menargetkan pembentukan sebanyak 75 KPM di seluruh nagari yang ada di 14 kecamatan. Sampai saat ini sudah terbentuk sebanyak 65 nagari, 10 dalam proses dan 8 diantaranya sudah terdapat akta notaris," ujar Ahmad.Wabup menyampaikan hal Ini usai mengikuti Forum Dialog Nasional Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih, Kamis (29/5/2025) di Auditorium Gubernur Provinsi Sumatera Barat.
Forum Dialog Nasional tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Arya Bima, Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Bupati, Walikota se Sumbar, serta Tim Satgas Nasional Pembentukan Koperasi Merah Putih.Wabup Ahmad Fadly menyampaikan Pemkab Tanah Datar telah melakukan sosialisasi kepada pihak nagari dan kecamatan guna mendorong percepatan pembentukan koperasi di tingkat nagari.Wabup menambahkan, setelah dilakukan sosialisasi, sebagian Nagari sudah langsung menggelar musyawarah nagari dan kini hanya tinggal pada tahap pembentukan struktur kepengurusan.Gubernur Sumbar Mahyeldi berharap seluruh nagari/kelurahan yang ada di Sumbar mendukung pembentukan KMP.
"Ini akan membuat bangga Bapak Koperasi Mohammad Hatta yang berasal dari Bukittinggi, yang sudah merumuskan konsep dan prinsip koperasi untuk menyejahterakan rakyat," ucap Mahyedi. (fantau)
Editor : Mangindo Kayo