Ketua DPC PJS Kota Bukittinggi, Hamriadi, S.Sos., S.T bersama Bendahara DPC PJS Kota Bukittinggi, Gustedria, S.H
Pengurus DPC PJS Kota Bukittinggi bersama Kepala SMK Pembina Bangsa Bukittinggi, Ir. Zardoni beserta murid
Kata Alex, Antusiasme terdaftar ke Dewan Pers itu bukan tanpa alasan. Buktinya, sehari sebelumnya, Rabu (30/4), DPP PJS telah diterima oleh Dewan Pers untuk berkonsultasi terkait pendaftaran resmi sebagai organisasi konstituen.
Pertemuan penting ini juga didampingi oleh Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN), dan disambut langsung oleh Anggota Dewan Pers, Atmaji Sapto Anggoro. Peta Baru Organisasi Wartawan Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa Dewan Pers tengah menyusun draf baru Standar Organisasi Wartawan (SOW), menggantikan aturan yang telah berlaku sejak 2008. Salah satu syarat baru yang diajukan adalah keharusan organisasi memiliki kepengurusan di minimal 50% dari jumlah provinsi di Indonesia serta mewajibkan anggota memiliki sertifikat kompetensi wartawan. Ini menjadi tantangan besar, namun bukan hambatan bagi PJS. Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, menegaskan bahwa organisasinya telah memenuhi 90% dari syarat tersebut. Dengan 1.117 anggota aktif di 26 provinsi, dan rekam jejak organisasi yang sah, termasuk Munas I pada 2022, PJS berada di jalur yang benar. Menuju Hari Bersejarah: 13 Mei dan Agenda Besar Langkah konsolidasi tak berhenti pada pendaftaran. PJS tengah mempersiapkan sejumlah agenda strategis dalam waktu dekat. Tanggal 13 Mei 2025 akan menjadi momen bersejarah: perayaan HUT ke-3 PJS, pelantikan Dewan Pers baru oleh Presiden RI, dan pelaksanaan Rapimnas PJS yang membahas draf SOW serta arah organisasi ke depan. Lebih dari sekadar seremoni, ini menjadi panggung konsolidasi nasional. Dan sebagai bukti keseriusan meningkatkan kompetensi anggota, PJS akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada 14–15 Mei, menggandeng Lembaga UKW UPN Veteran Yogyakarta. “UKW bukan hanya formalitas, tapi tonggak penting membentuk wartawan yang memiliki daya saing, profesional, dan menjunjung tinggi etika jurnalistik,” ujar Mahmud. Membangun Masa Depan Pers Indonesia Dengan dukungan kuat dari daerah seperti DPC Bukittinggi, PJS menunjukkan bahwa transformasi organisasi tidak hanya digerakkan dari pusat, melainkan melalui sinergi nasional. Ke depan, organisasi ini siap menjemput pengakuan sebagai konstituen resmi Dewan Pers—dan lebih jauh lagi, menjadi pilar penting dalam memajukan pers yang merdeka, kompeten, dan bermartabat.
Ketua DPC PJS Kota Bukittinggi, Hamriadi, S.Sos., S.T

