Berharap Tetap Bisa di Pinggir Jalan, Pedagang Sate Inginkan Erman Safar Menangi Pilkada Bukittinggi 

×

Berharap Tetap Bisa di Pinggir Jalan, Pedagang Sate Inginkan Erman Safar Menangi Pilkada Bukittinggi 

Bagikan berita
Berharap Tetap Bisa di Pinggir Jalan, Pedagang Sate Inginkan Erman Safar Menangi Pilkada Bukittinggi 
Berharap Tetap Bisa di Pinggir Jalan, Pedagang Sate Inginkan Erman Safar Menangi Pilkada Bukittinggi 
DPC PJS Kota Bukittinggi

Siang menjelang sore seperti biasa, Ajo seorang pedagang sate di pinggir jalan kawasan Pasar Bawah, kota Bukittinggi mulai menyiapkan dagangannya.Cuaca terlihat mendung. Meski sedikit air hujan rintik jatuh dari langit, gerobak satenya oleh Ajo tetap disejajarkan dengan bibir trotoar jalan.

Bangku plastik satu persatu dikeluarkan dari dalam bagian bawah gerobak sate.Sebanyak empat bangku plastik segi empat diletakkan berbaris di atas trotoar jalan.

Baru saja menyiapkan bara dari tempurung kelapa untuk dibakar, rombongan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar - Heldo Aura datang dari arah simpang Tengah Sawah.Melihat rombongan calon nomor urut 3 yang maju di Pilkada Bukittinggi 2024, Ajo terus saja menghidupkan api untuk membakar bara tempurung, guna membakar daging sate yang akan dijual ke pembeli.

Tak lama setelahnya, rombongan mulai mendekati gerobak sate perantau dari Pariaman yang sudah puluhan tahun tinggal di Bukittinggi ini.Tim pemenangan Erman Safar - Heldo Aura lalu memberikan pamplet yang berisikan visi misi kandidat petahana tersebut kepada Ajo.

"Dapek lo wak karateh ko (dapat juga saya kertas ini, red))," ujar Ajo (50) seraya berkata, bahwa dirinya sudah kenal dengan Cawako Erman Safar.Hal itu disampaikan warga Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) ke media ini, Selasa (15/10/2024) sore.

Menurut Ajo, siapa yang tak kenal dengan Erman Safar, sang pemimpin yang peduli dengan rakyat bawah."Bagi kami para pedagang yang berjualan di pinggir jalan, Erman Safar sosok pemimpin merakyat," sebut Ajo sambil mengipas bara tempurung mulai mengeluarkan asap itu.

Kata Ajo lagi, kalau tidak Erman Safar yang memimpin Bukittinggi, mungkin barang dagangan miliknya dan para pedagang lain yang berjualan di pinggir jalan sudah berada di dalam truk."Ini lah kami sukai dari Erman Safar. Kami dibiarkan berjualan sehingga dapat penghasilan," sebut Ajo sambil memotong ketupat satenya.

Ajo menyebutkan, dirinya terpaksa berbagi suara untuk dua kandidat pasangan calon kepala daerah yang maju di Pilkada Bukittinggi."Kami ada enam orang di rumah. Ke-enamnya memiliki hak pilih. Tiga suara untuk Erman Safar dan tiga suara lagi ke Ramlan Nurmatias," katanya menghela nafas.

Sambung Ajo, tiga suara ke Ramlan Nurmatias adalah pilihan dari anaknya, karena sebagai pedagang konveksi di pasar Aur Kuning.Sedangkan sebut Ajo, tiga suara lagi pilihan dirinya, istri dan satu anaknya.

Ajo mengaku kedua kandidat tersebut terpaksa dirinya sekeluarga berbagi suara, lantaran keduanya merupakan para pemimpin yang hebat."Ramlan Nurmatias sewaktu memimpin kota Bukittinggi, tidak seperti sekarang ini. Kalau Erman Safar, biarlah kota kaya gini (ada pedagang di pinggir jalan, red) terpenting masyarakat bisa berpenghasilan," tutur Ajo tersenyum.

Editor : Mangindo Kayo
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini
PMI Bukittinggi