Kepala SDN 28 Selasa Tangah, Marnelis D mengatakan, dam tebing jika selesai dikerjakan akan menyelamatkan aset bangunan di atasnya."Kami mengusulkan dana untuk dam tebing mengingat potensi tanah yang ada bangunan di atasnya bisa saja longsor," paparnya.
Ia menyampaikan, pengusulan dam tebing SDN 28 Selasa Tangah, pada saat itu juga disampaikan ke BPBD Agam."Kenapa kita sampai menyampaikan ke BPBD, karena BPBD lah terkait dengan becana alam. Alhamdulillah pemerintah kabupaten Agam merealisasikan dengan pekerjaan dam saat ini," ucapnya.
Marnelis berharap pekerjaan dam tebing dapat selesai, sehingga bisa menyelamatkan bangunan yang ada di atasnya dari potensi tanah longsor.Penting dam tebing bagi SDN 28 Selasa Tengah agar dapat menyelamatkan bangunan yang ada di atasnya. Diperkirakan ada sekitar 5 meter ketinggian tebing dari jalan setapak berada di bawahnya.
CV. Excellent Perlu Pengawasan Ekstrak KetatBadan Koordinasi dan Pengawasan Daerah Laskar Anti Korupsi Indonesia wilayah Sumatera Barat, Joni Hendra mengatakan, saat ini, pekerjaan ulang Dam tebing SDN 28 Selasa Tengah oleh rekanan sangat dibutuhkan pengawasan ekstra ketat oleh konsultan pengawas dan masyarakat sekitar.
"Kita berharap, pihak terkait seperti instansi Kejaksaan Negeri (Kejari) dan pihak kepolisian (Penyidik Tipikor) agar bisa turun tangan meneliti setiap paket pekerjaan tengah dikerjakan CV. Excellent, beralamat di Jorong Sitapuang, Nagari Balai Gurah, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, mengingat paket pekerjaan konstruksi di Agam cukup banyak dikerjakan oleh perusahaan tersebut," katanya.Menurutnya, pada tahun anggaran 2022 ini, CV. Excellent tidak saja mendapatkan paket pekerjaan dam tebing di SDN 28 Selasa Tengah saja, tapi juga di sejumlah lokasi di Kabupaten Agam.
"CV. Excellent juga mengerjakan Renovasi Puskeswan Kecamatan Ampek Angkek dengan nilai penawaran Rp 420.659.340. Belanja Modal Pembangunan Lapangan Bola Basket SMPN 3 Ampek Angkek, dengan nilai penawaran Rp 109.785.000, Belanja Modal Rehabilitasi Ruang Kelas SMPN 1 Kamang Magek, dengan nilai penawaran Rp 198.455.000, Pembangunan Irigasi Belakang Surau Simpang Garinggiang, Simpang Balingka, Jorong Pambatan, dengan nilai penawaran Rp 181.258.000, dan Pembangunan Irigasi Jorong Sawah Ladang, Nagari Magek, dengan nilai penawaran Rp 149.741.000, yang tentunya inipun harus dipastikan kualitas pekerjaannya," jelasnya.Perlu Uji Sondir
Sekedar tambahan informasi, mantan Dosen UMSB Bukittinggi, Muhammad Hidayat menyampaikan, dalam pembuatan dam (turap) perlu mengetahui, misalnya lebar minimum alas turap = 1/2 h, dengan h = 4,6 M maka alas / lebar dasar turap minimal = 1/2×4.6 m = 2,3 M.Dalam metode pekerjaan tanah dasar, agar dapat mencapai tanah keras. Bila tidak sampai tanah keras, dan tetap dipaksakan memasang pasangan, maka resiko terjadi penurunan pondasi /setlement bisa akhirnya menyebabkan struktur tidak stabil."Paling aman, tanah perlu diuji sondir untuk menghitung kekuatan daya dukung tanah, sehingga dapat menentukan tipe pondasi, lebar dan dalam pondasi," ujar mantan anggota DPRD Bukittinggi periode 2004 - 2009.Untuk menentukan penyebab kegagalan konstruksi harusnya diperiksa oleh ahli yang berkompeten, agar hal ini tidak terjadi lagi di lapangan. Karena akan menyebabkan kerugian Negara.
Lebihi Dari SKPAdanya sebanyak 6 paket pekerjaan oleh CV. Excellent berdasarkan data dari Badan Koordinasi dan Pengawasan Daerah Laskar Anti Korupsi Indonesia wilayah Sumatera Barat, Joni Hendra.
Perlu diketahui, untuk proses pengadaan barang atau jasa, ada beberapa syarat yang diberlakukan kepada penyedia yang melaksanakan pekerjaan.Di antara syarat-syarat tersebut, ada satu syarat yang dikhususkan bagi penyedia pada pengadaan pekerjaan konstruksi dan jasa lainnya.
Editor : Mangindo Kayo
