Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan memberikan dampak positif bagi pelajar.
“Sosialisasi tentang bahaya tawuran, balap liar, serta sanksi hukum yang menyertainya terus kami lakukan. Ini memberikan efek bagi siswa di sekolah,” jelasnya.
Harapannya, kesadaran hukum dapat tumbuh sejak dini, sehingga pelajar tidak hanya menjauhi pelanggaran, tetapi juga berani mengambil peran sebagai generasi penegak hukum di masa depan. (Ade) Editor : AB Kurniati