“Kita harapkan dari ketiga kelurahan ini pembinaan statistik berjalan maksimal,” ujarnya.
Chardiman menambahkan, melalui program Desa Cantik, kelurahan diharapkan semakin matang dalam menyusun perencanaan pembangunan berbasis data.
Dalam jangka panjang, masyarakat juga diharapkan semakin sadar pentingnya statistik dan mampu memberikan data yang akurat, terutama saat pelaksanaan sensus.
Program Desa Cantik merupakan inisiatif BPS untuk meningkatkan literasi, pengelolaan, dan pemanfaatan data di tingkat desa atau kelurahan.
Program ini mendorong aparatur menghasilkan data yang akurat, terpercaya, dan berkelanjutan guna mendukung kebijakan berbasis data.
Melalui pendampingan intensif, BPS membantu kelurahan memetakan potensi wilayah, mengelola data sektoral, hingga menyajikan publikasi data yang mudah diakses.Selain itu, agen statistik yang ditunjuk juga berperan dalam mengoptimalkan pendataan mikro sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
"Melalui kolaborasi antara Pemko Payakumbuh dan BPS, kami optimistis Desa Cantik dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya data di tengah masyarakat, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warga,” pungkasnya. (*)
Editor : Irfan Taufik, S. TP

