Distribusi Bantuan Pangan Bulog Sumbar Tembus 6,9 Juta Kg Beras untuk 691 Ribu Keluarga

×

Distribusi Bantuan Pangan Bulog Sumbar Tembus 6,9 Juta Kg Beras untuk 691 Ribu Keluarga

Bagikan berita
Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Barat mencatat penyaluran bantuan pangan untuk periode Februari--Maret 2026 mencapai 6.910.560 kilogram beras dan 1.382.112 liter minyak goreng Minyakita.
Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Barat mencatat penyaluran bantuan pangan untuk periode Februari--Maret 2026 mencapai 6.910.560 kilogram beras dan 1.382.112 liter minyak goreng Minyakita.
DPC PJS Kota Bukittinggi

PADANG - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Barat mencatat penyaluran bantuan pangan untuk periode Februari–Maret 2026 mencapai 6.910.560 kilogram beras dan 1.382.112 liter minyak goreng Minyakita.

Data per 18 Maret 2026 menunjukkan jumlah penerima bantuan pangan di Sumatera Barat mencapai 691.056 keluarga penerima manfaat yang tersebar di berbagai daerah.

"Penyaluran terbesar terjadi di Padang dengan jumlah penerima 75.249 PBP disusul Pesisir Selatan 77.773 PBP dan Padang Pariaman 49.407 PBP," kata Kepala Bulog Sumatera Barat R. Darma Wijaya di Padang dikutip Senin (30/3/2026).

Total distribusi di wilayah tersebut tercatat mencapai 2.259.080 kilogram beras dan 451.816 liter minyak goreng.

Di wilayah kerja Kancab Bukittinggi, jumlah penerima bantuan mencapai 263.368 PBP dengan penyaluran 2.633.680 kilogram beras dan 526.736 liter minyak goreng.

Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi daerah dengan jumlah penerima terbanyak di wilayah Bukittinggi yakni 73.014 PBP.

"Di Kancab Solok total penerima bantuan mencapai 201.780 PBP dengan distribusi 2.017.800 kilogram beras dan 403.560 liter minyak goreng," jelasnya.

Kabupaten Solok tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah penerima tertinggi di wilayah tersebut yakni sebanyak 61.550 PBP.

Program bantuan pangan ini merupakan upaya pemerintah melalui Bulog untuk menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat berpenghasilan rendah.

Bulog Sumatera Barat memastikan distribusi dilakukan merata dan tepat sasaran dengan melibatkan pemerintah daerah serta pengawasan ketat di lapangan.

Editor : Pariyadi Saputra
Bagikan

Berita Terkait
Terkini
PMI Bukittinggi