“Kami minta Kepala Satpol PP dan Dinas Perhubungan bertanggung jawab. Kalau perlu kami panggil lagi ke DPRD. Nanti Komisi III kita minta menjadwalkan pemanggilan,” ujarnya.
Muharlion menilai, tindakan oknum jukir berpotensi menurunkan tingkat kunjungan wisatawan.
Apalagi, Pantai Padang merupakan salah satu ikon pariwisata dan penggerak ekonomi masyarakat.
“Kalau orang merasa tidak aman dan tidak nyaman, tentu mereka enggan datang. Padahal pantai ini bagus dan punya potensi besar untuk meningkatkan ekonomi warga,” katanya.
Ia juga mengimbau, para juru parkir agar menjalankan tugas secara profesional sebagai bagian dari pelayanan publik.
Menurutnya, keamanan dan kenyamanan pengunjung harus menjadi prioritas.“Kami imbau kawan-kawan juru parkir, tolong jaga keamanan dan kenyamanan kota ini. Jangan ada aksi-aksi premanisme seperti itu. Orang datang berkunjung, itu juga untuk menghidupkan ekonomi kita bersama,” tuturnya.
Terkait jadwal pemanggilan OPD oleh Komisi III DPRD Kota Padang, Muharlion menyebut akan segera berkoordinasi untuk menentukan waktu. DPRD, kata dia, ingin memastikan ada langkah konkret dan evaluasi menyeluruh. (Ade)
Editor : AB Kurniati
