Secara umum, penurunan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci berikut:
Aksi Profit Taking: Setelah mencapai level puncak, aksi ambil untung oleh investor terjadi secara luas.
Stabilisasi Harga Global: Pergerakan harga emas perhiasan dunia yang melandai turut mempengaruhi pasar domestik.
Penyesuaian Akhir Bulan: Evaluasi dan penyesuaian harga rutin oleh pelaku usaha menjelang pergantian bulan.
Daftar Lengkap Harga Emas Perhiasan 31 Januari 2026
Emas perhiasan Raja Emas Indonesia:
- Emas 24 Karat: Rp 2.420.000
- Emas 23 Karat: Rp 2.123.000
- Emas 22 Karat: Rp 2.031.000
- Emas 21 Karat: Rp 1.940.000
- Emas 20 Karat: Rp 1.847.000
- Emas 19 Karat: Rp 1.754.000
- Emas 18 Karat: Rp 1.664.000
- Emas 17 Karat: Rp 1.571.000
- Emas 16 Karat: Rp 1.478.000
- Emas 15 Karat: Rp 1.387.000
- Emas 14 Karat: Rp 1.294.000
- Emas 13 Karat: Rp 1.200.000
- Emas 12 Karat: Rp 1.110.000
Emas perhiasan Lakuemas:
- Emas 24 Karat (99%): Rp. 2.601.000
- Emas 23 Karat: Rp. 2.260.000
- Emas 22 Karat: Rp. 2.161.000
- Emas 21 Karat: Rp. 2.066.000
- Emas 20 Karat: Rp. 1.966.000
- Emas 19 Karat: Rp. 1.866.000
- Emas 18 Karat: Rp. 1.766.000
- Emas 17 Karat: Rp. 1.667.000
- Emas 16 Karat: Rp. 1.567.000
- Emas 15 Karat: Rp. 1.469.000
- Emas 14 Karat: Rp. 1.370.000
- Emas 13 Karat: Rp. 1.272.000
- Emas 12 Karat: Rp. 1.172.000
Prospek dan Tips Investasi Emas Perhiasan ke Depan
Memasuki Februari 2026, harga emas perhiasan berpotensi kembali menguat seiring meningkatnya permintaan jelang Ramadhan.
Namun demikian, kenaikan harga emas perhiasan ini akan sangat bergantung pada stabilitas nilai tukar Rupiah dan sentimen pasar global.Bagi para pelaku investasi emas, momen koreksi dari Raja Emas Indonesia bisa menjadi peluang untuk membeli.
Di samping itu, menjaga kualitas emas perhiasan Anda sangatlah penting. Pertama, simpanlah di tempat kering dan terhindar dari bahan kimia.
Kedua, lakukan pembersihan rutin dengan kain lembut. Terakhir, lakukan pengecekan berkala ke toko emas terpercaya seperti Raja Emas Indonesia atau Lakuemas untuk memastikan kadar dan kondisi tetap optimal.
Editor : Mangindo Kayo