Pemerintah Nagari Paninjauan sendiri, menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap program kerja mahasiswa Universitas Andalas tersebut. Kasi Pemerintahan Nagari Paninjauan, Erminda Aryani, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif digitalisasi data kependudukan yang digagas para mahasiswa.
“Pemerintahan nagari tentunya sangat berterima kasih atas program ini. Digitalisasi data penduduk memang sangat dibutuhkan untuk memudahkan administrasi pemerintahan ke depan,” ujar Erminda.
Dikatakan pula, pihak nagari langsung memberikan data manual kependudukan sesuai permohonan mahasiswa untuk kemudian diinput dan diolah menjadi QR Code.
“Untuk tahap awal, QR Code data kependudukan yang diolah oleh mahasiswa Unand ini akan menjadi salah satu poin penting dalam penilaian PKK, khususnya yang berkaitan dengan administrasi Dasa Wisma,” katanya.
Pemanfaatan teknologi informasi dalam pendataan kependudukan ini dinilai sebagai langkah awal Nagari Paninjauan menuju konsep Smart Village, yang sejalan dengan program nasional digitalisasi desa.
Selain program QR Code, mahasiswa KKN Universitas Andalas juga melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian lainnya selama berada di nagari tersebut.Berbagai kegiatan yang dilakukan antara lain sosialisasi anti-bullying ke sekolah-sekolah, gotong royong bersama masyarakat, penanaman bibit, membantu kegiatan posyandu, hingga terlibat dalam pendataan warga yang terdampak musibah banjir bandang di nagari lain pada akhir tahun lalu.
Nagari Paninjauan yang berada di lereng Gunung Marapi dikenal sebagai nagari yang subur dan memiliki potensi pertanian yang besar. Kondisi tersebut menjadi ruang belajar langsung bagi para mahasiswa untuk mengenal kehidupan masyarakat nagari, berinteraksi sosial, serta memahami nilai-nilai adat dan budaya yang masih kuat dijaga oleh masyarakat setempat.
Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa Universitas Andalas tidak hanya menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menempa diri untuk lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat serta berkontribusi nyata dalam pembangunan nagari. (*)
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T