Harga Perak Tembus US$96! Analis Peringatkan Fase Jenuh Beli dan Bahaya Spekulasi

×

Harga Perak Tembus US$96! Analis Peringatkan Fase Jenuh Beli dan Bahaya Spekulasi

Bagikan berita
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA (23/1/2026) - Harga perak dunia benar-benar melesat dan mencatatkan rekor fantastis! Pada kenyataannya, logam mulia ini berhasil menembus level psikologis US$ 96 per ons pada perdagangan Jumat pagi.

Secara keseluruhan, reli harga perak telah mencapai kenaikan luar biasa sebesar 31% hanya di awal tahun 2026 ini.

Namun demikian, para analis justru mulai melontarkan peringatan keras kepada para investor.

Awalnya, kenaikan harga perak didukung oleh beberapa faktor fundamental. Sebagai contoh, permintaan industri yang solid dan kekhawatiran pasokan global menjadi pendorong utama.

Namun, saat ini, kondisi pasar dinilai sudah memasuki zona berbahaya.

Menurut Chief Strategist BCA Research, Roukaya Ibrahim, sentimen investasi perak kini didominasi oleh fase jenuh beli dan spekulasi murni.

“Kami harus mengakui bahwa besarnya lonjakan harga perak terbaru sulit dibenarkan secara fundamental,” jelas Ibrahim.

Dengan kata lain, pembelian yang terjadi sekarang didorong oleh rasa takut ketinggalan (FOMO), bukan analisis yang sehat.

Oleh karena itu, investor disarankan untuk tidak gegabah dan berpikir ulang untuk beli emas atau logam mulia lain secara impulsif di level ini.

Faktor Pendukung vs Pemicu Spekulasi

Editor : Mangindo Kayo
Bagikan

Berita Terkait
Terkini