Dalam kondisi gelap akibat listrik padam, warga memilih mengungsi dan menjauh dari bantaran sungai. Simpang Jalan Kelok Satu dipadati warga yang berjaga. Para pemuda setempat bahkan menghambat akses jalan, mencegah kendaraan melintas demi mengurangi risiko jika banjir bandang datang secara tiba-tiba.
“Kesigapan warga patut diapresiasi. Ini yang membuat tidak ada korban jiwa meskipun material yang dibawa banjir cukup besar,” kata Yogi.Saat ini, warga bersama relawan dan pengurus PDI Perjuangan masih melakukan pembersihan sisa-sisa material banjir serta pendataan kerusakan rumah dan fasilitas umum di kawasan Maninjau. (*)
Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T