Bagi saya pribadi, Ateh Ngarai adalah guru kehidupan. Ia mengajarkan arti perjuangan, kegembiraan, hingga pengorbanan kecil yang manis, dari berjalan kaki sejauh tiga kilometer, bolos mengaji, sampai berteriak lantang mendukung PSKB di tengah sorak-sorai penonton.Sepak bola memang bukan sekadar permainan. Di Bukittinggi, khususnya di Stadion Ateh Ngarai, sepak bola adalah bagian dari hidup, bagian dari jiwa Rang Kurai.
By: Alex Armanca.Jr(Bukittinggi, 10/09/1981)Baca juga: Perkuat Sinkronisasi Program, Gubernur Mahyeldi Pimpin Rakor Pemprov Sumbar dan Pemkab Dharmasraya
Editor : Mangindo Kayo
