Ditengah Bencana Melanda Sumbar, Berkat Komando Erman Safar Kunjungan Wisatawan Tetap Stabil ke Bukittinggi     

×

Ditengah Bencana Melanda Sumbar, Berkat Komando Erman Safar Kunjungan Wisatawan Tetap Stabil ke Bukittinggi     

Bagikan berita
Ditengah Bencana Melanda Sumbar, Berkat Komando Erman Safar Kunjungan Wisatawan Tetap Stabil ke Bukittinggi     
Ditengah Bencana Melanda Sumbar, Berkat Komando Erman Safar Kunjungan Wisatawan Tetap Stabil ke Bukittinggi     
DPC PJS Kota Bukittinggi

"Ini cukup jadi kendala. Tapi kita akan terus antisipasi ini, terutama membersihkan timbulan sampah Bukittinggi yang mencapai 90 hingga 120 ton per hari.""Saat ini, kita juga tengah bangun TPST Termal dengan sistem pirolisis. Tujuannya, untuk mengurangi volume sampah yang kita kirim ke TPA," tuturnya.

Sedangkan, mendukung dunia kepariwisataan di kota Bukittinggi, pihak Dinas Perhubungan telah melakukan kebijakan pengelolaan transportasi berbasis pariwisata.Kepala Dinas Perhubungan diwakili oleh sekretarisnya, Frience Maradoni mengatakan, transportasi merupakan komponen penting dalam pariwisata karena membawa wisatawan ke daerah tujuan wisata.

"Sistem Pengelolaan Transportasi Terintegrasi (SPTI) merupakan salah satu cara untuk mendukung pariwisata berkelanjutan," paparnya.Dapat diketahui, dengan SPTI bisa memudahkan wisatawan untuk menjangkau destinasi, membuka peluang promosi destinasi yang lebih efektif.

Selain itu, memungkinkan wisatawan mengakses informasi penting dengan cepat dan mudah, meningkatkan daya tarik destinasi, menumbuhkan perekonomian pariwisata lokal.Di tempat terpisah, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kota Bukittinggi, Wahyu Bestari mengatakan, mendukung pariwisata Bukittinggi telah dibangun Stasiun Lambung atau Street food Center.

Pusat kuliner modern Stasiun Lambuang Bukittinggi kini menjadi lokasi bersantai favorit wisatawan dan warga khususnya di malam hari.Dengan adanya pusat kuliner stasiun lambung ini, Pemko Bukittinggi menargetkan adanya episentrum baru di Kota Bukittinggi yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat terutama pelaku UMKM dan meningkatkan daya tarik pariwisata di kota Bukittinggi.

Stasiun Lambung atau Street food Center yang beropersi mulai pagi sampai malam itu, para pedagang yang berjualan lebih baik fasilitasi segmen kuliner dari sebelumya, dengan menonjolkan kuliner khas Sumatera Barat, dalam kaitan menunjang Bukittinggi sebagai kota wisata.Meskipun di Bukittinggi sangat banyak los lambuang atau pusat kuliner, namun kehadiran Stasiun Lambuang berhasil menggiring publik untuk mendatanginya.

Stasiun Lambuang diresmikan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir beberapa waktu lalu, sejauh ini mampu melambungkan nama Bukittinggi dengan kelengkapan sarana pendukung pariwisata yang telah ada.Untuk diketahui, Wali Kota Erman Safar memimpin kota Bukittinggi ketika Indonesia bahkan dunia sedang diterpa musibah COVID-19, yang mengakibatkan runtuhnya ekonomi secara global.

Sehingga, APBN termasuk APBD kota Bukittinggi dalam kondisi yang sangat lemah.

Dalam keterbatasan tersebut, Pemko Bukittinggi dibawah komando Erman Safar tetap bekerja semaksimal mungkin menghidupkan kembali sendi-sendi ekonomi masyarakat yg lumpuh pada saat itu.Dalam situasi dan kondisi itu, Pemko Bukittinggi juga terus berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kenyamanan dan kebersihan kota Jam Gadang, yang notabene merupakan kota pariwisata, di tengah arahan pemerintah pusat untuk memprioritaskan anggaran untuk peningkatan ekonomi masyarakat pasca pandemi COVID-19.

Upaya yang dilakukan dengan memberikan layanan kebersihan dan kenyamanan di setiap objek wisata.Diketahui, selama tiga tahun terakhir kebijakan pembangunan di bawah kepemimpinan Erman Safar lebih memprioritaskan untuk menyangga peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (*/adv)

Editor : Mangindo Kayo
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini