Pertanyaan ini lahir dari kebodohan terhadap sejarah perkembangan fikih.
Perbedaan mazhab adalah nikmat besar yang memiliki rahasia sangat lembut.
Rahasia ini tidak bisa diketahui kecuali oleh orang-orang yang alim berilmu.
Selain orang bodoh, ada pula kelompok fanatik yang mendetailkan mazhab secara berlebihan.
Fanatik ini menyebabkan permusuhan di antara orang-orang bodoh yang tidak mengerti, padahal para sahabat berbeda pendapat namun tidak pernah bermusuhan.
Semua Mujtahid Benar dalam Pandangan Imam Suyuti
Imam Suyuti berpendapat bahwa setiap mujtahid itu benar dalam ijtihadnya.
Hadis Nabi menyebutkan bahwa mujtahid yang benar mendapatkan dua pahala, sedangkan yang salah tetap mendapat satu pahala.Imam Suyuti membahas hadis ini dengan sangat hati-hati dan mendalam.
Oleh karena itu, kita tidak boleh meremehkan pendapat mazhab lain karena setiap pendapat memiliki landasan dalil yang kuat.
Allah menghargai setiap usaha para ulama dengan pahala yang berlipat.
Editor : DA Sikumbang