Jumlah peserta gladi berasal dari 19 unsur. Selain Pemerintah Kota, Payakumbuh, hadir pula BASARNAS, PMI, ORARI, RAPI, TAGANA (Taruna Siaga Bencana) dari Dinas Sosial, Pramuka, serta Koordinator KSB (Kampung Siaga Bencana) dari lima kecamatan se-Payakumbuh.
Jumlah peserta terbesar berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh dengan 33 orang, diikuti TAGANA (17 orang), Satpol PP & Damkar (10 orang), dan Pramuka (10 orang).
Baca juga: Komisi III DPR RI: Perlu Kerja Sama Pemda untuk Siapkan RS Khusus Rehabilitasi Pengguna Narkoba
Seluruh peserta diwajibkan mengenakan pakaian sesuai ketentuan masing-masing, seperti PDL (Pakaian Dinas Lapangan) atau kaus berwarna oranye bagi KSB.
Diketahui, pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan 26 April sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional. Tanggal itu dipilih untuk memperingati disahkannya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang menjadi landasan hukum sistem penanggulangan bencana di Indonesia. (*) Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T