PADANG - Isak tangis menyelimuti pesisir Pantai Ulak Karang saat operasi pencarian dua bocah yang hilang terseret ombak resmi dihentikan pada Jumat (24/4/2026) kemaren.
Tim SAR gabungan memutuskan menghentikan pencarian terhadap Zafran dan Rasyid setelah tujuh hari upaya penyisiran tanpa hasil.
Keputusan ini diambil sesuai standar prosedur operasi yang membatasi masa pencarian selama satu pekan.
Komandan Tim Lapangan Basarnas Padang, Tri Desyu Herman, menyatakan seluruh upaya maksimal telah dilakukan sejak laporan pertama diterima.
“Hari ini adalah hari ketujuh pencarian dan hingga pukul 18.00 WIB hasilnya masih nihil,” ujarnya dikutip Sabtu (25/4/2026).
Pada hari terakhir, tim bahkan memperluas pencarian hingga radius 65 Nautical Miles dari titik awal kejadian.Kondisi cuaca ekstrem dan gelombang laut yang tidak menentu menjadi kendala utama selama proses pencarian berlangsung.
“Kendala utama kami adalah cuaca yang berubah-ubah serta pasang surut laut yang menyulitkan pemantauan,” katanya.
Meski operasi resmi ditutup, Basarnas memastikan peluang pencarian tetap terbuka jika ada informasi baru dari masyarakat.
“Jika ada perkembangan atau temuan di kemudian hari, operasi akan dibuka kembali untuk evakuasi,” ungkapnya.
Editor : Pariyadi Saputra