Ia juga menyoroti, potensi ekonomi kawasan yang dinilai “terbuang sia-sia” jika tidak dikelola secara fokus oleh pemerintah kota.
“Ini aset emas! Jangan sampai potensi PAD hilang begitu saja. Kalau dikelola serius oleh Pemko, pemasukan daerah bisa melonjak dan langsung kembali ke masyarakat,” katanya lantang.
Menurutnya, peningkatan PAD dari kawasan GOR dapat menjadi motor penggerak pembangunan mulai dari infrastruktur hingga fasilitas olahraga modern bagi generasi muda Padang.
Mastilizal tak sekadar mengkritik. Ia menantang Pemprov Sumbar , segera duduk bersama dan membahas mekanisme hibah atau penyerahan pengelolaan secara terbuka.
“Kalau memang tujuannya untuk rakyat, jangan ada ego sektoral. Duduk bersama, putuskan, dan kembalikan ke kota,” ujarnya.
“Marwah Olahraga Kota, Jangan Disia-siakan”Bagi Mastilizal, kawasan GOR Haji Agus Salim bukan sekadar fasilitas olahraga, melainkan simbol kebanggaan warga Padang yang harus dikelola dengan visi segar dan keberpihakan nyata.
“Ini marwah olahraga. Sudah waktunya dikelola dengan serius, profesional, dan berpihak ke masyarakat Kota Padang,” pungkasnya.(Ade)
Editor : AB Kurniati