Gubernur mengapresiasi inisiatif tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif.
Ia menyoroti masih adanya potensi lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal di wilayah Nagari Magek, baik untuk sektor pertanian maupun penghijauan.
Menurutnya, gerakan menanam menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur menyerahkan bantuan berupa 750 bibit matoa untuk mendukung gerakan Magek Mananam, serta 100 sak semen untuk pembangunan Asrama Putra Islamic Center Magek.Ia berharap, melalui kegiatan Pulang Basamo ini, sinergi antara perantau dan masyarakat dapat terus terjaga dan diperkuat, sehingga mampu mendorong pemanfaatan potensi nagari secara optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Kepala BPSDM Provinsi Sumbar, tokoh masyarakat, serta para perantau Magek. (*)
Editor : Mangindo Kayo

