BUKITTINGGI - Professionalitas adalah kata kunci yang selalu dikedepankan PMI Kota Bukittinggi dalam bekerja melayani kebutuhan darah masyarakat.
Dengan status terakreditasi serta tengah memburu sertifikasi ISO 9001, tentunya lembaga kemanusiaan tersebut tidak ingin main-main dalam menjalankan misi kemanusiaan yang menjadi tugas pokok dan fungsi mereka.
"Insyaallah, seluruh jajaran di kelembagaan PMI Kota Bukittinggi bekerja dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas. Dan itu wajib dilaksanakan seluruh jajaran," kata ketua PMI Kota Bukittinggi, H Chairunnas serius
Chairunnas menyadari, tentunya tidak ada gading yang tidak retak. Namun demikian, PMI Kota Bukittinggi menerapkan standar tinggi dalam pelayanannya.
"Sebagai lembaga kemanusiaan, tentunya masalah pelayanan menjadi hal utama yang menjadi perhatian," imbuhnya.
Chairunnas yang didampingi dr Herijon M Kes selaku kepala UDD PMI Kota Bukittinggi menyadari, tentunya dalam memberikan pelayanan tak semua bisa memuaskan banyak pihak.Akan tetapi pihaknya tetap berupaya sekuat tenaga agar pelayanan yang diberikan tetap yang terbaik dan prima.
"Tentunya kami tidak ingin mengecewakan pihak-pihak yang telah memberikan apresiasi kepada kami dalam menjalankan tugas mulia ini," imbuhnya.
Secara khusus, Chairunnas memastikan pihaknya terbuka dengan kritik dan masukan. Akan tetapi dia berharap, kritikan yang diberikan sifatnya membangun dan bukan mencari cari alasan untuk memojokkan PMI Kota Bukittinggi.
"Silahkan kritik kami, silahkan berikan masukan. Namun kami berharap kritikan dan masukan itu buat perbaiki dan bukan memojokkan," katanya mengakhiri. (*)
Editor : Irfan Taufik, S. TP

