“Secara nasional capaian imunisasi campak-rubella sudah melampaui target, namun kasus masih terjadi di provinsi, kabupaten, bahkan desa tertentu yang memiliki cakupan imunisasi rendah. Di wilayah-wilayah inilah risiko KLB campak menjadi lebih tinggi,” ujar dr. Mulya.
Kementerian Kesehatan menegaskan akan terus meningkatkan kewaspadaan nasional melalui penguatan surveilans, respons cepat KLB, serta kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah daerah guna mencegah meluasnya penularan campak di Indonesia. (*) Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Home
Berita
Waspadai Dinamika Campak Nasional dan Global, Kemenkes: 2025 Tercatat 63.769 Penderita dengan 69 Kematian
Waspadai Dinamika Campak Nasional dan Global, Kemenkes: 2025 Tercatat 63.769 Penderita dengan 69 Kematian
| 68 klik
Berita Terkait

