GERAK cepat dilakukan duet nahkoda yang memimpin Kota Bukittinggi saat ini, H Ramlan Nurmatias - H Ibnu Asis.Kepala daerah yang dihasilkan dari Pilkada 27 November 2024 itu, ternyata jadi duet serasi untuk melambungkan nama Bukittinggi di pentas regional pun nasional.
Saat ini, Kota Tri Arga tersebut kembali "tacelak". Lampu yang selama ini mati kembali hidup, air mancur dan taman yang sempat dilupakan kembali hidup."Jelang 100 hari kepemimpinan Ramlan - Ibnu, Kota Bukittinggi kembali tacelak. Akselerasi dan kombinasi antara kedua tokoh ini, mulai terlihat secara nyata," kata ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi.
Syaiful optimis, banyak capaian yang akan direngkuh Kota Bukittinggi kedepannya. Apalagi, legislatif dan juga masyarakat luas mendukung penuh kepemimpinan mereka.Syaiful tentunya tak asal ucap, kehadiran Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto pada Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Tahun 2025 di Kota Bukittinggi adalah sebuah contoh dari kinerja tersebut.
Pembukaan kegiatan yang dilangsungkan di rumah dinas Walikota Bukittinggi pada Selasa (29/4) dihadiri pula oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, Gubernur Sumbar yang diwakili Staf Ahli, Jasman Rizal, Direktur Eksekutif APEKSI, Alis Rustam, dan Walikota peserta Muskomwil I.Himbauan Wakil Menteri Dalam Negeri yang mengajak kepala daerah untuk bersinergi dalam era baru dan memiliki rancangan yang baik sebelum bertindak, sejatinya telah ada dalam perencanaan pembangunan Kota Bukittinggi yang dituangkan pada misi Bukittinggi Gemilang.
Tak saja menyangkut perencanaan, persoalan sinkronisasi, sinergi serta akselerasi dalam melaksanakan visi misi kepala daerah untuk mengeluarkan Indonesia dari middle income sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dapat terwujud.Terkait imbauan tersebut, Ramlan Nurmatias memastikan akan membahas isu-isu kota untuk menjadi lebih baik dengan menampung aspirasi semua pihak sehingga otonomi daerah di Kota Bukittinggi bisa berjalan dengan baik.Selain menggelar Muskomwil 1 APEKSI tahun 2025 yang dihadiri 24 delegasi, di saat bersamaan juga menasbihkan nama besar tokoh perfilman Indonesia yaitunya Usmar Ismail sebagai nama jalan di depan kantor DPRD Kota Bukittinggi menggantikan nama sebelumnya yaitu Jalan Panorama Bukik Cangang.
Peresmian nama jalan tersebut, dilakukan langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Dengan diabadikannya nama Usmar Ismail sebagai nama jalan, Fadli Zon berharap masyarakat khususnya generasi muda bisa lebih mengenal tokoh yang berperan penting dalam sejarah perfilman di Indonesia.
Setali tiga uang dengan harapan Fadli Zon, Walikota Bukittinggi H Ramlan Nurmatias mengatakan, kehadiran Jalan Haji Usmar Ismail akan memperkaya nilai sejarah dan budaya di Kota Bukittinggi.Pemerintah Kota Bukittinggi juga menggelar kegiatan denam bersama dihalaman kantor Balaikota, yang diikuti oleh peserta (Musyawarah Komisariat Wilayah (MUSKOMWIL)I Asiasiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) pada Kamis, (1/5) .
Editor : Mangindo Kayo