Agam Porak - Poranda! Benni Warlis Turun ke Posko Pengungsian, Kerugian Fantastis Terkuak

×

Agam Porak - Poranda! Benni Warlis Turun ke Posko Pengungsian, Kerugian Fantastis Terkuak

Bagikan berita
Bupati Agam Benni Warlis saat meninjau kondisi para pengungsi di Posko Jorong Kampung Tangah, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Sabtu (29/11/2025). Foto Anizur
Bupati Agam Benni Warlis saat meninjau kondisi para pengungsi di Posko Jorong Kampung Tangah, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Sabtu (29/11/2025). Foto Anizur
Daftar Korban Galodo dan Bajir Bandang Kabupaten Agam

KABUPATEN AGAM -- Ribuan warga Kabupaten Agam masih bertahan di pengungsian setelah bencana hidrometeorologi melanda sejumlah kecamatan dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data Posko Tanggap Darurat BPBD Agam, total kerugian sementara akibat banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur mencapai Rp13,9 miliar, dengan 76 korban meninggal dunia serta 80 warga masih dinyatakan hilang.

Bupati Agam Benni Warlis meninjau langsung kondisi para pengungsi di Posko Jorong Kampung Tangah, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Sabtu (29/11/2025) siang.

Dalam kunjungannya, Benni sekaligus menerima bantuan untuk para korban bencana yang diserahkan langsung oleh Direktur Bank Nagari.

Ratusan warga terlihat masih bertahan di tenda darurat. Sejumlah relawan sibuk menyiapkan logistik, makanan siap saji, dan layanan kesehatan. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling banyak membutuhkan perhatian tambahan.

“Kondisi masyarakat memang sangat berat sekarang. Banyak rumah rusak, lahan pertanian terendam, dan perekonomian warga lumpuh total. Kami memastikan seluruh pengungsi di sini mendapat makanan, air bersih, layanan kesehatan, dan perlindungan yang layak,” kata Benni Warlis saat ditemui di lokasi.

Data BPBD mencatat jumlah pengungsi telah melampaui 4.000 jiwa. Mereka tersebar di Palembayan, Ampek Nagari, Palupuh, Tanjung Raya, Baso, Banuhampu, Matur, IV Koto, hingga Lubuk Basung.

Di Ampek Nagari saja tercatat sekitar 600 jiwa mengungsi, sementara Palembayan 167 jiwa, Tanjung Raya 1.129 jiwa, dan Lubuk Basung 129 jiwa.

Kerusakan rumah warga juga cukup parah. Tercatat 543 unit rumah terdampak, terdiri dari 468 rusak ringan, 26 rusak sedang, dan 49 rusak berat.

Sementara itu, 55 sekolah mengalami kerusakan dengan nilai kerugian mencapai Rp705 juta, ditambah 11 unit irigasi yang turut terdampak.

Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Korban Galodo dan Bajir Bandang di Kabupaten Agam Belum Ditemukan
Bagikan

Berita Terkait
Terkini