Agam Porak - Poranda! Benni Warlis Turun ke Posko Pengungsian, Kerugian Fantastis Terkuak

×

Agam Porak - Poranda! Benni Warlis Turun ke Posko Pengungsian, Kerugian Fantastis Terkuak

Bagikan berita
Bupati Agam Benni Warlis saat meninjau kondisi para pengungsi di Posko Jorong Kampung Tangah, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Sabtu (29/11/2025). Foto Anizur
Bupati Agam Benni Warlis saat meninjau kondisi para pengungsi di Posko Jorong Kampung Tangah, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Sabtu (29/11/2025). Foto Anizur
Daftar Korban Galodo dan Bajir Bandang Kabupaten Agam

Dampak ekonomi masyarakat juga sangat besar. Lahan pertanian seluas 555,76 hektare rusak dengan taksiran kerugian Rp5,4 miliar, dan lima ekor ternak dilaporkan mati atau hilang.

Fasilitas usaha seperti kedai, garasi, kolam renang, dan kolam pemandian umum di Banuhampu, Tanjung Raya, dan Palupuh juga mengalami kerusakan.

Sektor perikanan turut mencatat kerugian besar. Kerusakan terjadi pada kolam budidaya, unit usaha, serta berbagai peralatan nelayan di Paninjauan Tanjung Raya, Lubuk Basung, Tiku, hingga Kamang Magek, dengan nilai kerugian lebih dari Rp1 miliar.

Jutaan benih ikan dan ribuan induk mati, sementara puluhan alat tangkap, mesin tempel, dan perahu nelayan hanyut diterjang banjir bandang dan gelombang pasang.

Kerusakan infrastruktur juga tidak kalah parah. Sekitar 2,8 kilometer jalan rusak dengan nilai kerugian Rp3,45 miliar, ditambah dua jembatan di Tanjung Raya yang rusak dan menimbulkan kerugian sekitar Rp700 juta. Program Pamsimas sepanjang 6.780 meter turut terdampak dengan estimasi kerugian Rp1 miliar, sementara kerusakan infrastruktur sumber daya air lainnya ikut memperbesar total kerugian.

Bupati Benni menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mempercepat validasi data dan memprioritaskan pemulihan di wilayah terdampak.

“Semua data ini kami kumpulkan dari BPBD dan perangkat nagari. Pendataan terus diperbarui di lapangan. Yang jelas, kebutuhan dasar masyarakat adalah prioritas utama. Setelah itu barulah kami fokus pada pemulihan rumah, jalan, jembatan, dan sektor ekonomi,” ujarnya.

Benni juga mengingatkan warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan karena potensi cuaca ekstrem masih ada.

“Kami sudah instruksikan seluruh camat dan wali nagari untuk siaga penuh. Pemerintah tidak akan lepas tangan, terutama di masa sulit seperti ini,” tambahnya.

Di posko pengungsian, beberapa warga mengaku masih kekurangan pakaian ganti dan perlengkapan bayi. Pemerintah daerah memastikan tambahan logistik sedang dalam perjalanan dan akan dibagikan ke seluruh titik pengungsian secara bertahap.

Editor : Hamriadi, S. Sos., S. T
Korban Galodo dan Bajir Bandang di Kabupaten Agam Belum Ditemukan
Bagikan

Berita Terkait
Terkini